BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Monday, April 27, 2009

CINTA SEORANG SUAMI

CINTA SEORANG SUAMI...
Based on True Story..

Dilihat dari usia beliau sudah tidak muda lagi, usia yang sudah senjabahkan sudah mendekati malam. Masa Pak Suyatno, 58 tahun ke sehariannyadiisi dengan merawat isterinya yang sakit. isterinya juga sudah tua.Mereka berkahwin sudah lebih 32 tahunMereka dikurniakan 4 orang anak ....disinilah awal cubaan menerpa,setelah isterinya melahirkan anak ke empat .....tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak boleh digerakkan. Hal itu terjadiselama dua tahun.Menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasatidak bertulang lidahnyapun sudah tidak mampu digerakkan lagi.Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran, menyuapkan,dan mengangkat isterinya ke atas tempat tidur.Sebelum berangkat ke tempat kerja dia meletakkan isterinya di hadapanTV supaya isterinya tidak berasa kesunyian.Walau isterinya tidak dapat bercakap, tapi dia selalu melihat isterinyatersenyum, dan pak suyatno masih berasa beruntung kerana tempat kerjanyatidak begitu jauh dari rumahnya,sehingga siang hari dia boleh pulang ke rumah untuk menyuapi isterinyamakan. Petangnya dia pulang memandikan isterinya, mengganti pakaian, danselepas maghrib dia temankan isterinya menonton tv sambil bercerita apasahaja yang dia alami seharian.Walaupun isterinya hanya mampu memandang (tidak mampu memberikanrespons ), pak suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda danbergurau dengan isterinya setiap kali menjelang tidur.Rutin ini dilakukan pak suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan sabar diamerawat isterinya bahkan sambil membesarkan ke empat buah hati mereka,sekarang anak-anak mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yang masihkuliah.Pada suatu hari ke empat anak suyatno berkumpul di rumah orang tuamereka sambil menjenguk ibunya. Kerana setelah menikah mereka tinggaldengan keluarga masing-masing.Dan pak suyatno tetap merawat ibu kepada anak-anaknya, dan yang diainginkan hanya satu: semua anaknya berjaya.Dengan kalimat yang cukup hati2 anak yang sulung berkata : "Pak kamiingin sekali merawat ibu ... Semenjak kami kecil kami melihat bapakmerawat ibu dan tidak ada sedikit pun keluhan keluar dari bibir bapak,bahkan bapak tidak izinkan kami menjaga ibu."Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata-katanya ....."Sudah yang kali keempat kami mengizinkan bapak menikah lagi, kamirasa ibupun akan mengizinkannya. Bila papak akan menikmati masa tuabapak dengan berkorban seperti ini ...kami sudah tidak sampai hati melihat bapak begini... kami berjanji akanmerawat ibu dengan sebaik-baiknya secara bergantian," ujar anaknya yangsulung merayu.Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak didugaolehanak-anaknya."Anak-anakku. .... jikalau hidup di dunia ini hanya untuk nafsu....mungkin bapak akan berkahwin lagi.... tapi ketahuilah dengan adanya ibukalian di sampingku... . itu sudah lebih dari cukup. Dia telahmelahirkan kalian..."Sejenak kerongkongannya tersekat..."Kalian yang selalu kurindukan hadirdi dunia ini dengan penuh cintayang tidak dapat dinilai dengan apapun.Cuba kalian tanya ibumu apakahdia menginginkan keadaannya seperti Ini ?Kalian menginginkan bapak bahagia .... Apakah batin bapak dapat bahagiameninggalkan ibumu dalam keadaannya seperti sekarang ?Kalian menginginkan bapak yang masih diberi Allah kesihatan yang baikdirawat oleh orang lain .......bagaimana dengan ibumu yg masih sakit ?Sejenak meledaklah tangis anak-anak pak Suyatno...Merekapun melihatbutiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata ibunya... Dengan piluditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu...Sampailah akhirnya pak Suyatno diundang oleh salah satu stesen TVswasta untuk menjadi panel jemputan acara Bimbingan Rohani Selepas subuhdan juru acara pun mengajukan pertanyaan kepada pak suyatno...Kenapa bapak mampu bertahan selama 25 tahun merawat Isteri yang sudahtidak mampu berbuat apa-apa?Ketika itu pak Suyatno pun menangis....tamu yang hadir di studio yangkebanyakan kaum ibu pun tidak mampu menahan haru...Disitulah pak suyatno bercerita...Jika manusia didunia ini mengagungkansebuah cinta tapi dia tidak mencintai kerana Allah maka semuanya akanluntur...Saya memilih isteri saya menjadi pendamping hidup saya ....Sewaktu diasihat diapun dengan sabar merawat saya... Mencintai saya dengan sepenuhhati zahir dan batinnya bukan dengan mata kepala semata-mata. .. dandia memberi saya 4 orang anak yang lucu dan baik-baik...Sekarang dia sakit berkorban untuk saya kerana Allah... Dan itumerupakan ujian bagi saya.Sihat pun belum tentu saya mencari penggantinya. .. apalagi dia sakit... Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya mengadu kepadaAllah di atas sajadah supaya meringankan penderitaan isteri saya.Dan saya yakin hanya kepada Allah tempatsaya mengadukan rahsia dansegala kesukaran saya...kerana DIA maha Mendengar... .Kisah yang wajar kita teladani.

Salam juang 165,
Sumber : AHMAD YANI ABD MANAF
(Karangkraf)Alumni Eksekutif Angkatan 41 Jkt.

0 comments: